Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Arsitektur
Judul: Penyelamatan Air Tanah dan Penanggulangan Sampah Melalui Program Biopori dan Komposter di Pemukiman Kecil Kelurahan Ciputat dan Ciputat Timur
Perguruan Tinggi: Universitas Pembangunan Jaya
Jenis/sdm: dosen/0404027902#0406029101#0406047004#0425028503#0430067902

Tahun: 2018

Seiring   dengan   bertumbuhnya   golongan   kelas   menengah   di   Indonesia,   jumlah

perumahan    berskala  kecil  yang  lokasinya  menempel  pada  perumahan  skala  besar  juga

meningkat. Dengan lahan sekitar 3000 - 5000 m2, perumahan klaster kecil ini umumnya memiliki keterbatasan  dalam  penyediaan  sarana  dan  prasarana  termasuk  menyediakan  air daur  ulang maupun  pengelolaan sampah.  Hal  ini juga  diperburuk  dengan  adanya  peralihan  taman  terbuka sebagai lahan penyerap air menjadi ruang kegiatan warga, sehingga tidak ada pengisian kembali air tanah. Akibatnya, seringkali pada musim kemarau terjadi kekeringan. Selain itu, karena tidak adanya pemilahan sampah di pintu depan (pengurangan pemakaian plastik) dan pintu belakang (pemilahan  sampah  organik  dan  non-organik)  mengakibatkan  sampah  rumah  tangga  menjadi penyumbang   terbesar   dalam   permasalahan   sampah   kota.   Mengambil   tiga   studi   kasus pemukiman  klaster kecil yang lokasinya  berdekatan dengan  Bintaro Jaya,  peneliti menerapkan program  transfer  IPTEK  bagi  Masyarakat  melalui  3  program  berikut:  a)Perubahan  pola  pikir masyarakat   tentang   pengurangan   sampah   saat   pembelian   dan   sesudah   konsumsi   melalui pemilahan sampah organik dan non-organik; b) Pembuatan biopori minimal 1 rumah memiliki 2 biopori  dan  pemasangan  biopori  pada  lahan  sarana  umum;  c)  Pembuatan  komposter  untuk mengolah  sampah  organik  menjadi  kompos.  Melalui  metode Focus  Group  Discussion dan intervensi  sosial,  riset  terapan  ini  mengubah  perilaku  masyarakat  perkotaan  di  tiga  lokasi pemukiman kecil.