Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Seminar Nasional Telekomunikasi dan Informatika (SELISIK 2016)
Judul: MANAJEMEN RISIKO SISTEM INFORMASI PADA PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA NIST SP 800-300
Perguruan Tinggi: Universitas Widyatama
Jenis/sdm: dosen/0424027901

Tahun: 2016

Seringkali lembaga atau organisasi memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang keberlangsungan sistem informasi yang sedang berjalan. Bagi Perguruan tinggi, teknologi informasi merupakan salah satu komponen penting dalam pengelolaan sistem  informasi, dimana  keberhasilan pelayanan perguruan tinggi salah satunya bergantung kepada sejauh mana pengelolaan teknologi informasi yang sudah dilakukan. Akan tetapi tidak selamanya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan sistem informasi sesuai dengan harapan, dalam penggunaannya muncul berbagai risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan sistem informasi sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi perguruan tinggi. Risiko-risiko yang muncul tersebut perlu diatasi, supaya masalah yang ditimbulkan tidak mengakibatkan   penggunaa teknolog informasi dapat  menghambakinerja  sistem  informasi  yang akan merugikan perguruan tinggi. Kerugian dapat menimbulkan dampamaterial  maupun inmaterial. Sehingga manajemen risiko sistem informasi sangat penting untuk diterapkan di Perguruan tinggi, karena denga penerapan   manajemen   risik diharapkan dapat  mengurangrisiko  yang  akan  terjadi  pada sistem informasi. 

NIST  SP  800-30merupakan kerangkkerja yang digunakan dalam manajemen risiko sistem informasi, dimana  dalaproses  manajemen risiko NIST memberikan 3 tahapan yaitu penilaian risiko, peringanan risiko, dan evaluasi risiko. Hasil dari penilaian risiko yang dilakukan, diketahui terdapat 3 risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan sistem informasi Perguruan tinggi, dan masing- masing risiko memiliki tingkat risiko, diantaranya tinggi,  dan  sedang.  Hasil  akhir  dari  kegiatan  ini