Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Seminar Nasional IV Manajemen dan Rekayasa Kualitas
Judul: AUDITING WAREHOUSE PERFORMANCE UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN DAN DAYA SAING PERUSAHAAN (Studi Kasus: PT. X)
Perguruan Tinggi: Universitas Widyatama
Jenis/sdm: dosen/0420107901

Tahun: 2010

Saat ini manajemen pergudangan semakin berkembang dan semakin disadari sebagai salah

satu poin penting dari manajemen logistik yang berperan untuk menambah nilai (value) dalam menyampaikan produk  kepada  pelanggan,  juga  telah  terjadi  pergeseran  paradigma  dari gudang sebagai pusat biaya menjadi gudang sebagai pusat aset, dari gudang sebagai pusat investasi menjadi pusat pemberi nilai tambah terhadap tingkat pelayanan, sehingga semakin diperlukan fungsi audit untuk memastikan bahwa tujuan dan strategi pergudangan telah benar dan tercapai dengan baik.

 

Audit selama ini selalu diidentikkan dengan sebuah ritual “pengecekan” yang dilakukan oleh seorang auditor karena sebuah objective tertentu. Dalam pelaksanaan aktivitas pergudangan, audit hingga saat ini masih dianggap sama dengan aktivitas stock opname/stock count untuk memastikan kesesuaian stok antara fisik dan sistem gudang. Dengan demikian, untuk meningkatkan kompetensi serta kinerja gudang, sudah saatnya dilakukan proses audit secara menyeluruh serta komprehensif terhadap peran dan kinerja gudang dengan cara melakukan “total audit” dalam upaya mendapatkan potret kinerja gudang yang sesungguhnya. Hasil audit ini  memungkinkapihak  manajemen  gudang  untuk  melakukan  evaluasi  terhadap  kinerja gudang dengan metode yang komprehensif serta menyeluruh, sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan dan perbaikan secepatnya guna meningkatkan pelayanan dan daya saing perusahaan.

 

Studi kasus untuk proses audit ini dilakukan di PT X dengan menggunakan metode warehouse check-up, dengan metode ini proses audit dilakukan dalam 7 perspektif, yaitu: strategi (strategic), proses (process), operasional (operations), biaya (costs), sistem informasi (information system), fasilitas (infrastructure), dan sumber daya manusia (people). Metode yang digunakan dalam proses audit gudang yang telah dilakukan adalah interview dengan karyawan yang merupakan key person pada setiap kegiatan operasional gudang, investigasi terhadap dokumen mutu yang ada dan dibandingkan dengan operasional dilapangan, sampling data untuk memastikan beberapa point yang ingin digali lebih lanjut, dan pengematan visual terhadap  fasilitas,  alat  kerja,  serta  kegiatan  operasional.  Hasil  yang  diperoleh  setelah dilakukan audit untuk ke-7 perspektif di PT X ini dapat disimpulkan bahwa PT X ini memiliki final score sebesar 83.75 dan berada pada status Running Properly. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki oleh PT X ini, terutama pada perspektif