Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis III (SNMB3)
Judul: Faktor Penghambat Partisipasi Publik Dalam Pencegahan Korupsi Melalui Aplikasi E-Government Di Indonesia
Perguruan Tinggi: Universitas Widyatama
Jenis/sdm: dosen/0401125802#0408096902

Tahun: 2018

 

Artikel ini merupakan kajian berbagai literature dari berbagai negara tentang factor penghambat partisipasi public dalam pencegahan korupsi melalui aplikasi E- government di Indonesia. Kemajuan teknologi secara langsung berdampak pada setiap aktivitas yang digunakan baik kegiatan pemerintahan maupun perusahaan. Upaya lain yang dilakukan untuk mencegah korupsi di pemerintahan adalah dengan penerapan e-government. E-government dapat mempercepat pekerjaan dan mampu menyediakan informasi yang transparan dan akuntabel. Penerapan e- government tidak akan efektif untuk mencegah terjadinya korupsi tanpa adanya partisipasi public dalam bentuk pengawasan aktivitas pemerintahan. Beberapa fasilitas telah disediakan untuk memungkinkan interaksi antara pemerintah dengan masyarakat, seperti, Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat ( LAPOR), yang diinisiasi Kantor Staf Presiden (KSP), aplikasi Clue yang terdapat di Jakarta Smart City, Command Center milik Pemerintah Kota Surabaya, aplikasi ini telah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan dan peningkatan kualitas layanan
publik. Masyarakat diharapkan berperan aktif melaporkan tindakan pelanggaran ataupun penyelewengan.