Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Komunikasi
Judul: Pola Komunikasi Antar Budaya Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia dan Majikan Asingnya dalam Peningkatan Kesepahaman dan Kepuasan Kerja di Singapura
Perguruan Tinggi: Institut Manajemen Koperasi Indonesia
Jenis/sdm: dosen/0407106801

Tahun: 2019

Penelitian dimaksudkan untuk mencari pola komunikasi yang terjadi antara TKW Indonesia dengan majikannya di Singapura yang dapat meningkatkan kesepahaman dan kepuasan kerja di antara mereka.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui .motivasi yang mendorong para TKW Indonesia bekerja di Singapura, deskripsi proses adaptasi TKW dalam interaksi dan komunikasi dengan majikan asingnya, pola komunikasi yang dapat meningkatkan kesepahaman dan yang dapat meningkatkan kepuasan kerja dan pola komunikasi ideal antara TKW dan Majikan asingnya. Kegunaan penelitian ini adalah bagi aspek akademis yaitu dengan ditemukannya pola-pola komunikasi antarpersona yang terjadi antarbudaya dapat mengembangan Ilmu Komunikasi terutama untuk Komunikasi Diadik Antarbudaya; sedangkan bagi aspek guna laksana dapat dimanfaatkan dalam perencanaan terutama  untuk pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki minat untuk bekerja di luar negeri.

Penelitian dikaji dengan teori Interaksi simbolik sebagai landasan utama karena peristiwa komunikasi yang terjadi antara TKW dan majikan asingnya merupakan proses pembagian makna dengan menggunakan simbol-simbol.  Konteks komunikasi antarbudaya digunakan untuk mengkaji kompetensi komunikasi antarbudaya.

Dengan menggunakan metoda penelitian kualitatif karena ingin mendapatkan pemahaman bukan untuk melakukan pengujian, penelitian ini mengambil subjek tenaga kerja Wanita Indonesia di Singapura.  Informasi dan data diperoleh dengan berlandaskan pada metode etnografi. Thick Description digunakan sebagai cara menganalisis informasi dan data. 

            Hasil penelitian adalah motivasi TKW bekerja di Singapura dapat dikatagorikan ke dalam motivasi ekonomi, motivasi pribadi dan motivasi belajar.  Dalam proses adaptasi dengan lingkungan barunya mereka mengalami proses mempelajari bahasa asing dan proses belajar untuk menguasai pekerjaan domestik yaitu memasak. Keduanya dibedakan antara yang pada awalnya belum memiliki kemampuan dan yang sudah memiliki kemampuan. Pola komunikasi yang menimbulkan pemahaman antara majikan dan pekerja adalah pola komunikasi transaksional, sedangkan yang menimbulkan kepuasan kerja adalah pola komunikasi dialog sejajar.  Ditemukan pula pola komunikasi yang dapat membuat para TKW bertahan bekerja di Singapura yaitu Pola Komunikasi SMILE (Sederhana, Merendah, Ikhlas, Luwes, dan Empati) dan Pola Komunikasi MANUSIAWI (Motivation, Adaptation, Needs, Understanding, Skill, Intelegence, Acceptance, Warmth, Intensity).