Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Inovasi
Judul: Penerapan Metode Line Balancing Dengan Product Layout Pada Proses Polishing Untuk Peningkatan Kapasitas Hasil Produksi ( Studi Kasus Industri Perakitan Sepeda Motor )
Perguruan Tinggi: Sekolah Tinggi Teknologi Duta Bangsa
Jenis/sdm: dosen/0407037703

Tahun: 2018

Dalam lingkungan perusahaan bertipe repetitive manufaktur dengan produksi masal yaitu perakitan sepeda motor, diproses polishing dengan fixed layout banyak variasi bagian komponen yang dikerjakan sehingga banyak menimbulkan gerakan perpindahan posisi yang tidak mempunyai nilai tambah terhadap pekerjaan sehingga menambah waktu dari pekerjaan tersebut. Dalam hal ini juga membutuhkan pengawasan terhadap penyelesaian waktu polishing pada setiap operator polishing karena tidak adanya sistem tarik atau dorong pada proses fixed layout. Perecanaan produksi sangat penting terutama dalam penugasan kerja pada lintas perakitan ( assembly line ). Pengaturan dan perencanaan sistem produksi yang tidak tepat mengakibatkan setiap stasiun kerja dilintas perakitan mempunyai kecepatan produksi yang berbeda, akibat selanjutnya terjadi penumpukan unit diantara stasiun kerja yang tidak berimbang kecepatan produksinya. Untuk meminimumkan ketidakseimbangan diantara mesin -mesin atau personil dan untuk mendapatkan waktu yang sama di setiap stasiun kerja sesuai dengan kecepatan produksi yang diinginkan, sehinggga dalam penelitian ini dicoba diterapkan metode line balancing dengan product layout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan metode line balancing dangan product layout diproses polishing untuk meningkatkan kapasitas hasil produksi dalam industri perakitan sepeda motor. Dengan kondisi awal atau sebelum penelitian menggunakan metode fixed layout didapat data berdasarkan pengolahan waktu dan kapasitas dilapangan yaitu dengan lead time polishing = 2267 detik perunit, kapasitas produksi 95 unit perjam dengan operator 6 orang sehingga didapat kapasitas perhari dengan waktu 7,8 jam adalah 74,6 ≈ 75 unit perhari atau 1.575 unit perbulan dengan 21 hari kerja. Sedangkan dalam penelitian ini digunakan metode line balancing dengan product layout didapat lead time 1.321 detik perunit cycle time yaitu 228 detik perunit kapasitas produksi = 15,8 unit perjam dengan operaotor 6 orang, sehingga kapasitas perhari dengan waktu 7,8 jam adalah 123,7 ≈ 124 unit perhari atau 2.604 unit perbulan dengan 21 hari kerja. Dari hasil penelitian didapat peningkatan kapasitas produksi dari 1.575 unit perbulan menjadi 2.604 unit perbulan atau naik 1.029 unit perbulan.