Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Artikel Pengabdian Masyarakat Dosen
Judul: Pengukuran dan Penyuluhan Kelelahan Kerja pada Guru SD Sukawening Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung
Perguruan Tinggi: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Immanuel Bandung
Jenis/sdm: dosen/0009027701

Tahun: 2018

<!-- [if gte mso 9]><xml> </xml>

<!-- [if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE </xml><xml> </xml> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-fareast-language:EN-US;} </style>

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Sukawening Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang menjadi agenda tahunan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Immanuel Bandung. Pada tahun ini, Program studi S1 Kesehatan Masyarakat memusatkan kegiatan pengabdian masyarakat pada Sekolah Dasar Sukawening. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini  adalah pada guru. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan guru SD Sukawening tentang kelelahan kerja, serta mengetahui tingkat kelelahan kerjanya. Pengukuran kelelahan kerja menggunakan alat reaction timer Lakassidaya L77 dilakukan sebelum penyuluhan dan menggunakan kuesioner G-Fatigue, yang digunakan untuk mengukur kelelahan fisik dan psikologis pada dosen/tenaga pendidik. Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dilakukan pretest sebelum penyuluhan dan posttest setelah penyuluhan. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat adalahn seluruh guru SD, sebanyak 10 orang. Akan tetapi pada saat pelaksanaan kegiatan, hanya 8 orang guru yang dapat mengikutinya (80%). Hasil pengukuran kelelahan kerja pada guru SD Sukawening didapakan data bahwa ada 12,5% yang mengalami kelelahan berat, dan 25,0% yang dalam kondisi normal. Sebagian besar dalam kondisi lelah ringan (62,5%). Rerata waktu reaksi adalah 260,4 milidetik standar deviasi 400 milidetik, termasuk dalam kondisi lelah ringan. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang pencegahan kelelahan kerja pada guru, dengan skor rerata pretest sebesar 4 standar deviasi 1 mengalami peningkatan dengan hasil posttest sebesar 6 standar deviasi 1,5. Pencegahan kelelahan kerja pada guru diperlukan karena dari hasil  kegiatan pengmas didapatkan bahwa guru mengalami kelelahan kerja dan pengetahuan tentang pencegahan kelelahan kerja masih rendah sebelum dilakukan penyuluhan. Kegiatan yang sama dapat dilakukan di Sekolah Dasar lain yang belum pernah mendapatkan kegiatan serupa.