Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: The Second International Seminar and Expo on Jamu
Judul: OPTIMASI PROSES EKSTRAKSI KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L) DAN PENGUJIAN POTENSINYA TERHADAP BEBERAPA BAKTERI KOTAMINAN PANGAN
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/0001106001

Tahun: 2017

Kayu secang sudah dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah sebagai bahan pendukung jamu. Seduhannya dalam air panas akan memberikan larutan berwarna merah yang berkhasiat sebagai obat untuk gangguan aliran darah, diare, batuk darah, disentri, malaria, tetanus, tetapi secara umum berkhasiat sebagai minuman kesehatan. Zat warna merah yang terkandung dalam kayu secang diketahui mengandung senyawa flavonoid dan polifenol. Untuk mendapatkan zat warna tersebut diperlukan kondisi ekstraksi yang tepat, seperti suhu, waktu dan pelarut yang dipakai. Untuk keperluan tersebut telah dilakukan penelitian yang menggunakan kayu secang yang di ekstraksi denan menggunakan dua pelarut yaitu dalam air pada suhu 90oC selama 15 menit dan maserasi dalam etanol 50% selama 3 x 24 jam. Tujuan penelitiannya adalah untuk mendapatkan Potensi ekstrak terhadap mikroba kontaminan pangan dilakukan dengan mengujikan kedua jenis ekstrak tersebut terhadap bakteri Escherichi coli, Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Pengamatannya berupa terjadinya daerah (zona) hambat petumbuhan ketiga mikroba Keywords: Ekstraksi, Kayu Secang, bakteri Escherichi col