Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: SEMINAR NASIONAL
Judul: WASTE WATER TOFU AS SUBSTRATE IN PRODUCTION OF LACTIC ACID BY Lactobacillus bulgaricus FNCC 0041
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/ 0401077706

Tahun: 2017

Proses selama pembuatan tahu maupun proses awal pada saat pencucian kedelai dapat menghasilkan limbah yang berbentuk cair (Tuhu A. R. dan Hanry S. W. 2009). Industri pembuatan tahu menghasilkan limbah berbentuk cair yang mengandung senyawa organik seperti protein dan asam amino. Senyawa organic yang tedapat dalam hasil pengolahan tahu tersebut dapa menyebabkan bertambahnya kebutuhan oksigen baik secara biologi maupun kimia (BOD dan COD) sehingga akan terjadi pencemaran jika langsung dibuang tanpa mengurangi nilai BOD dan COD tersebut (Amir, H. 2008). Senyawa organik yang terdapat dalam air pengolahan tahu adalah protein sebesar 40-60%, karbohidrat sebanyak 25-50% dan lemak dalam jumlah yang lebih sedikit yaitu 10%. Menurut hasil penelitian, industri pengolahan tahu yang menghasilkan limbah cair memiliki kadar BOD sekitar 5000-10.000 mg/l dan COD 7000-12.000 mg/l . Adanya komponen nutrisi terutama kandungan proteinnya sebagai sumber N diharapkan dapat berfungsi sebagai sumber N bagi pertumbuhan bakteri Lactobacillus untuk menghasilkan asam laktat (Rintis, M. 2010). Asam laktat merupakan bahan kimia serbaguna yang dapat digunakan dalam industri makanan sebagai asidulan, aroma, dan pengawet. Dalam industri dapat digunakan untuk obat-obatan, kulit dan tekstil, produksi bahan kimia dasar dan untuk polimerisasi bahan yang mudah dirombak