Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan
Judul: Hubungan Karakteristik Subjek, Asupan Zat Gizi, dan Aktifitas Fisik dengan Kekuatan Otot Anak Usia Sekolah di Kabupaten Purwakarta
Perguruan Tinggi: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik
Jenis/sdm: dosen/0427099002#0406056401

Tahun: 2017

Latar Belakang : Kekuatan otot sangat penting untuk melakukan aktivitas dengan baik tidak terkecuali bagi anak usia sekolah. Kekuatan otot dipengaruhi oleh karakteristik subjek, asupan zat gizi, dan aktivitas fisik.

Tujuan : Menganalisis hubungan karakteristik subjek, asupan zat gizi, dan aktivitas fisik dengan kekuatan otot anak usia sekolah di Kabupaten Purwakarta.

Metode : Desain penelitian ini adalah cross sectional. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Purwakarta yang berjumlah 44 orang. Kekuatan otot diukur menggunakan Hand Dynamometerlean body mass (LBM) menggunakan Bio Impedance Analysis (BIA), asupan gizi menggunakan Formulir Food Recall2x24 jam, dan aktivitas fisik menggunakan Formulir Recall Aktivitas Fisik 24 jam. Analisis data menggunakan uji Pearson Product Moment dan Mann-Whitney Test.

Hasil : Aktivitas fisik subjek sebagian besar (75%) tergolong ringan. Tidak ada hubungan usia (p=0,228); jenis kelamin (p=0,102); LBM (p=0,350); total energi (p=0,770); asupan karbohidrat (p=0,968); protein (p=0,663); natrium (p=0,890); kalium (p=0,737); kalsium (p=0,768); magnesium (p=0,800); dan aktivitas fisik (p=0,682) dengan kekuatan otot subjek penelitian.

Simpulan : Tidak ada hubungan karakteristik subjek, asupan zat gizi, dan aktivitas fisik dengan kekuatan otot.

Kata Kunci : Kekuatan Otot, Anak Usia Sekolah, Aktivitas Fisik