Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Efisiensi teknis
Judul: Estimasi Efisiensi Ekonomis Usahatani Padi SRI (System Of Rice Intensification) (Studi Kasus di Desa Kawasen Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis)
Perguruan Tinggi: Universitas Galuh Ciamis
Jenis/sdm: dosen/0404066901

Tahun: 2007

<!-- [if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml>

<!-- [if gte mso 9]><xml> </xml> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;} </style>

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) besarnya biaya, penerimaan, dan R/C usahatani padi SRI per hektar per musim tanam, (2) titik impas nilai penjualan, volume produksi, dan harga jual pada usahatani padi SRI per hektar per musim tanam, (3) pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani padi SRI, dan (4) efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani padi SRI. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan studi kasus di Desa Kawasen Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Sampel penelitian diambil secara sensus terhadap 39 orang petani padi SRI yang tergabung dalam kelompoktani Tirta Mukti. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Estimasi efisiensi penggunaan faktor produksi dilakukan dengan menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglass melalui penggunaan model regresi berganda. Pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi usahatani padi Sri secara simultan diuji dengan menggunakan Uji F sedangkan secara parsial menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Biaya usahatani padi SRI Rp. 4.967.443,07 per hektar yang terdiri dari biaya tetap Rp. 495.814,23 per hektar dan biaya variabel Rp. 4.471.628,84 per hektar. Penerimaan usahatani padi SRI Rp. 9.062.483,31 per hektar, sehingga pendapatan usahatani padi SRI Rp. 4.095.040,24 per hektar. R/C usahatani padi SRI 1,82 yang menunjukkan bahwa usahatani padi SRI menguntungkan dan layak untuk diusahakan, (2) BEP Nilai Penjualan pada usahatani padi SRI sebesar Rp. 978.752,04 per hektar, BEP Volume Produksi 815,63 Kg/Ha, dan BEP Harga Rp. 129,60 per kg, (3) Secara simultan, penggunaan faktor produksi lahan (X1), benih (X2), pupuk kandang (X3), dan tenaga kerja (X4) berpengaruh sangat signifikan terhadap produksi (Y) pada usahatani padi SRI. Secara parsial, faktor produksi lahan (X1) berpengaruh sangat signifikan terhadap produksi (Y), sedangkan faktor produksi benih (X2), pupuk kandang (X3), dan tenaga kerja (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi (Y) pada usahatani padi SRI, dan (4) Faktor produksi lahan (X1) dan benih (X2) belum efisien sehingga perlu ditambah, sedangkan faktor produksi pupuk (X3) dan tenaga kerja (X4) tidak efisien sehingga perlu dikurangi.

Kata kunci: titik impas, efisiensi, faktor produksi, usahatani, padi SRI