Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: PENGARUH KOSENTRASI BIJI KALIKI DAN SUHU PEMASAKAN TERHADAP KUALITAS GULA SEMUT (PALMSUICKER)
Judul: PENGARUH KOSENTRASI BIJI KALIKI DAN SUHU PEMASAKAN TERHADAP KUALITAS GULA SEMUT (PALMSUICKER)
Perguruan Tinggi: Universitas Pasundan
Jenis/sdm: dosen/0421106701

Tahun: 2017

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi biji kaliki dan suhu pemasakan terbaik pada pembuatan gula semut (palmsuicker) sehingga diperoleh gula semut (palmsuicker) yang berkualitas serta sebagai deversifikasi produk olahan gula. Manfaat dari penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi biji kaliki dan suhu pemasakan yang digunakan sehingga menghasilkan gula semut (palmsuicker) dengan kualitas yang baik, menambah pengetahuan masyarakat Gunung Halu, Cililin sehingga dapat memanfaatkan nira aren untuk pembuatan gula semut (palmsuicker), dan dapat memperbaiki kualitas dari gula semut (palmsuicker). Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan pola faktorial 3 X 3 sebanyak tiga kali ulangan yang dilanjutkan dengan uju lanjut Duncan. Variabel percobaan terdiri dari konsentrasi biji kaliki (A) yaitu (0.03%, 0.07%, 0.11%) dan suhu pemasakan (B) yaitu (±110°C, ±120°C, ±130°C). Hasil penelitian utama menunjukkan bahwa konsentrasi biji kaliki yang bervariasi berpengaruh terhadap rasa tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar air, kadar gula reduksi, kadar gula total dan warna. Suhu pemasakan yang bervariasi berpengaruh terhadap kadar air, kadar gula reduksi, warna dan rasa tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar gula total gula semut (palmsuicker). Interaksi antara konsentrasi biji kaliki dan suhu pemasakan berpengaruh terhadap rasa gula semut (palmsuicker) tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar air, kadar gula reduksi, kadar gula total dan warna. Berdasarkan hasil uji organoleptik dan analisis kimia didapatkan produk terpilih yaitu penambahan biji kaliki 0.07% dengan suhu pemasakan ± 120°C. Kata Kunci : Gula semut, Biji kaliki, Suhu pemasakan