Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: "SEMINAR NASIONAL FARMASI (SNIFA) 2 UNJANI “Pemanfaatan Ilmu Farmasi dan Klinis Serta Regulasinya Dalam Pelayanan Kefarmasian di Indonesia”."
Judul: "PEMANFAATAN GADOLINIUM SEBAGAI GD-DTPA YANG MERUPAKAN CONTRAST AGENT PADA MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI)"
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/0420105901

Tahun: 2016

Monasit merupakan salah satu mineral utama penghasil logam tanah jarang (LTJ). Gadolinium

merupakan LTJ kelompok sedang dari deret lantanida. Gadolinium sebagai Gd-DTPA digunakan

untuk contrast agent pada Magnetic resonance imaging (MRI) yang dapat memperjelas visualisasi

jaringan tubuh. Pemisahan Gd(III) dari LTJ kelompok sedang dapat ditentukan dengan ekstraksi caircair.

Dalam penelitian ini ditentukan koefisien distribusi (Kd) untuk Gd(III) yang bercampur dengan

Tb(III). Untuk ekstraksi pemisahan Gd(III), digunakan ligan asam di-2-etilheksil fosfat (D2EHPA).

Penentuan pH merupakan salah satu parameter optimasi pemisahan proses ekstraksi caair-cair.

Ekstraksi dilakukan pada kondisi optimum dan keberhasilan proses ekstraksi dapat dievaluasi

menggunakan spektrofotometer UV dan ICP-OES. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai koefisien

distribusi (Kd) untuk Gd pada pH 2,3 dan 4 adalah pH 2 = 31,80, pH 3 = 17,21 dan pH 4 = 88,36.

Sedangkan hasil dari nilai koefisien distribusi (Kd) untuk Tb(III) pada pH 2,3 dan 4 adalah pH 2 =

0,71, pH 3 = 1,44 dan pH 4 = 15,86.

Kata Kunci : gadolinium, contrast agent, ekstraksi cair-cair, koefisien distribusi

USE