Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: "SEMINAR NASIONAL FARMASI (SNIFA) 2 UNJANI “Pemanfaatan Ilmu Farmasi dan Klinis Serta Regulasinya Dalam Pelayanan Kefarmasian di Indonesia”."
Judul: UJI EFEK ANTIPIRETIK EKSTRAK AIR DAUN RAMBUTAN (NEPHELIUM LAPPACEUM L.) PADA WISTAR JANTAN
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/0412108203

Tahun: 2016

Rambutan (Nephelium lappaceum L.) adalah tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia dan

Asia. Bagian tanaman yang sering digunakan dalam pengobatan secara tradisional adalah daun,

kulit buah serta akar. Secara empiris, daun rambutan digunakan sebagai antidiare, antipiretik

dan penghitam rambut. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan secara ilmiah efek

antipiretik dari ekstrak air daun rambutan. Ekstrak air daun rambutan dibuat dengan cara

perebusan dalam air suling selama 30 menit. Pengujian dilakukan terhadap 6 kelompok yaitu

kelompok normal Na CMC 1%, kelompok kontrol Na CMC 1% dan diberi perlakuan induksi

pepton 5%, kelompok pembanding (suspensi Asetaminofen 45 mg/kg bb) dan kelompok uji

(kelompok ekstrak air daun rambutan dosis 27,5 mg/kg bb, 55 mg/kg bb dan 110 mg/kg bb).

Pemodelan hewan demam dilakukan menggunakan induksi pepton 5% sebanyak 1 mL/ekor

secara subkutan. Parameter pengujian berupa suhu rektal tikus yang diukur dengan termometer

digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air daun rambutan memiliki