Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: "SEMINAR NASIONAL FARMASI (SNIFA) 2 UNJANI “Pemanfaatan Ilmu Farmasi dan Klinis Serta Regulasinya Dalam Pelayanan Kefarmasian di Indonesia”."
Judul: PERBANDINGAN KANDUNGAN VITAMIN B6 PADA TEMPE KORO (Canavalia ensiformis (L.) DC.) DAN TEMPE KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SINAR TAMPAK
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/0429127808

Tahun: 2016

Tempe merupakan salah satu sumber makanan yang kaya akan serat,

kalsium, vitamin B6 dan zat besi. Bahan utama pembuatan tempe adalah

kacang kedelai (Glycine max (L.) Merr.) yang sebagian besar masih

diimport dengan harga mahal, membuat sejumlah pihak melirik

alternatif bahan baku lain untuk mengganti kedelai, salah satunya adalah

kacang koro (Canavalia ensiformis (L.) DC.). Telah dilakukan

penelitian dengan tujuan membandingkan kandungan vitamin B6 pada

biji dan tempe koro terhadap kandungan vitamin B6 pada biji dan tempe

kedelai menggunakan metoda spektrofotometri sinar tampak pada 

650 nm.