Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: PENGARUH PERBANDINGAN TEMPE KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L) DENGAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DAN KONSENTRASI TAPIOKA TERHADAP KARAKTERISTIK BAKSO NABATI KERING
Judul: PENGARUH PERBANDINGAN TEMPE KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L) DENGAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DAN KONSENTRASI TAPIOKA TERHADAP KARAKTERISTIK BAKSO NABATI KERING
Perguruan Tinggi: Universitas Pasundan
Jenis/sdm: dosen/0412087001

Tahun: 2016

Bakso nabati kering merupakan produk olahan pangan berbahan dasar pangan nabati 
yang dilumatkan, dicampur dengan bahan-bahan lainnya, dibentuk bulatan, direbus 
kemudian dikeringkan. Bahan baku pembuatan bakso nabati kering adalah tempe kacang 
merah dengan jamur tiram putih. Kelebihan bakso nabati ini tinggi protein, rendah lemak, 
memiliki kadar serat yang tinggi dan umur simpan yang lama. Tujuan penelitian yang ingin 
dicapai adalah untuk mengetahui proses pembuatan tempe kacang merah yang baik, untuk 
mengetahui proses pembuatan bakso tempe kacang merah dan jamur tiram putih, 
menentukan perbandingan tempe kacang merah dan jamur tiram dengan penambahan 
tapioka sehingga menghasilkan karakteristik bakso kering yang baik, dapat diterima oleh 
masyarakat.