Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: SNIFA FARMASI UNJANI
Judul: PP-304 POTENSI BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) SEBAGAI INHIBITOR ALFA-GLUKOSIDASE
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/0407098101

Tahun: 2017

Buah okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) termasuk dalam suku

Malvaceae, kini menjadi primadona dalam pengobatan tradisional khususnya

untuk menangani diabetes mellitus tipe 2. Masyarakat menggunakan air

rendaman buah okra untuk diminum sebagai obat tradisional. Buah okra

berasal dari Afrika, dan kini tersebar luas di seluruh dunia. Penderita diabetes

mellitus harus mengkonsumsi obat antidiabetes sepanjang hidupnya, dan

sering menimbulkan beberapa efek samping, diantaranya kembung, mual,

dan diare. Pencarian obat yang berasal dari alam masih terus dilakukan

dengan tujuan dapat memperbaiki kualitas hidup penderita, mengurangi efek

samping dan menjaga kadar gula darah dalam kondisi normal. Buah okra

diekstraksi dengan dua metode, yaitu secara maserasi menggunakan pelarut

etanol 96% dan dilakukan perendaman dalam air suling selama 4 jam.

Pengujian aktivitas inhibitor alfa-glukosidase dilakukan secara in vitro

menggunakan metode kolorimetri pada panjang gelombang 400,5 nm,

akarbose digunakan sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan

bahwa