Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: PERUBAHAN KIMIA DAN MIKROBIOLOGI MINUMAN JELI IKAN LELE (Clarias sp.) SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU YANG BERBEDA
Judul: PERUBAHAN KIMIA DAN MIKROBIOLOGI MINUMAN JELI IKAN LELE (Clarias sp.) SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU YANG BERBEDA
Perguruan Tinggi: Universitas Pasundan
Jenis/sdm: dosen/0422016903

Tahun: 2017

Penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui perubahan kimia dan mikrobiologi minuman jeli ikan lele selama penyimpanan pada suhu yang berbeda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi perubahan kimia dan mikrobiologi minuman jeli ikan selama penyimpnan pada suhu yang berbeda dan dapat mengetahui dihari keberapa minuman jeli ikan masih layak untuk dikonsumsi yang disimpan selama 24 hari. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk menganalisis kandungan FFA bahan baku daging ikan lele. Penelitian utama dilakukan untuk mengetahui perubahan kimia dan mikrobiologi minuman jeli ikan lele pada suhu yang berbeda selama penyimpanan. Minuman jeli ikan lele di simpan pada 2 suhu penyimpanan yang berbeda yaitu 80, kemudian dilakukan pengamatan uji FFA dan uji jumlah total mikroba setiap 2 hari sekali selama 24 hari dimulai dari hari ke-0 dan melakukan analisis kadar protein yang diamati pada hari ke-0, hari ke-12 dan hari ke-24. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier dengan variabel bebas X adalah lama penyimpanan dan variabel tak bebas Y adalah nilai respon yang diukur. Hasi analisis menunjukkan bahwa minuman jeli ikan lele selama penyimpanan pada suhu 2600C ± 2C dan suhu 8C ± 2C mengalami perubahan mutu kimia dan mikrobiologi ditandai dengan meningkatnya kandungan FFA dan jumlah mikroba serta adanya penurunan kadar protein. Berdasarkan SNI 7388:2009, minuman jeli ikan lele pada suhu penyimpanan 2600C ± 2C masih layak dikonsumsi pada hari ke-4 dan suhu 800C ± 2C pada hari ke-10.