Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: PEKAN ILMIAH TAHUNAN IX UNJANI
Judul: HUBUNGAN BBLR DAN HIPERBILIRUBINEMIA TERHADAP KETAHANAN HIDUP BAYI BBLR
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/9904202180

Tahun: 2017

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab

terbesar kematian neonatus atau bayi di lndonesia- Bayi BBLR dapat mengalami

berbagai masalah kornplikasi yang dapat mempengaruhi ketahanan hidupnya'

Hiperbilirubinemia merupakan salah satu masalah kegawatan pada bayi baru lahir

terutama pada bayi BBLR. Peningkatan unconjugated bilirubin Serum sampai dengan

20 mg/dl sering menyebabkan kernikterus sehingga fungsi otak terganggu dan

mengakibatkan kecacatan sepanjang hidup atau kematian. Tujuan dari penelitian ini

adalah untuk mengetahui hubungan berat badan lahir rendah dan hiperbilirubinemia

terhadap ketahanan hidup bayi EBLR di RS Tk.ll Dustira Cimahi. Peneiitian ini

merupakan analisa data sekunder, dimana sumber data berasal rekam medis pasien

bayi dengan BBLR di RS Tk.ll Dustira Cimahi periode 1 Januari sampai 31 Desember

2015. Sampel pada penelitian ini berjumlah 73bayi BELR, terdiri dari49 bayi bertahan

hidup dan 24