Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: PEKAN ILMIAH TAHUNAN IX UNJANI
Judul: PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN TALAS (COLOCASIA ESCULENTA (L.) SCHOTT) TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA SAYAT DIBANDINGKAN DENGAN ETAKRIDIN LAKTAT PENGAMATAN SECARA HISTOLOGI PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/0428107702

Tahun: 2017

Luka adalah hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh. Proses penyembuhan

luka terdiri dari fase inflamasi, proliferasi, dan remodelling. Etakridin laktat

merupakan obat topikal yang dapat digunakan untuk mengobati luka. Salah satu

tanaman herbal yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk menyembuhkan

luka sayat yaitu tanaman talas (Colocasia esculenta (L.) Schott). Penelitian ini

bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak etanol daun talas terhadap

proses penyembuhan luka sayat tikus dilihat darijumlah fibroblas, kerapatan serat

kolagen, dan jumlah pembentukan pembuluh darah dibandingkan dengan etakridin

laktat 0,1%. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik, dengan Post test-onty

controlled groLtp design. Subjek penelitian adalah 24 ekor tikus galur Wistar yang

dibagi menjadi 4 kelompok. Pada keempat kelompok tikus dilakukan penyayatan di

daerah punggung tikus sepanjang 1 cm dengan kedalaman sampai bagian dermis.

Luka sayat kemudian diberikan Nacl 0,9% (K1), etakridin laktat (KZ), basic get

(K3), dan gel ekstrak etanol daun talas (K4) selama 5 hari pagidan sore hari. Hasil

penelitian dianalisis secara statistik menggunakan uji one Way Anova dan uji

Kruskat Watlis. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah fibroblas pada K4 lebih

banyak dibandingkan dengan kelompok lainnya, menunjukan perbedaan

bermakna. ,Kerapatan serat kolagen pada K4 menunjukan bahwa persentase

kerapatan serat kolagen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok lainnya,

menunjukan perbedaan bermakna. Jumlah pembuluh darah pada K4 lebih banyak

dibandingkan dengan kelompok lainnya, menunjukan perbedaan bermakna.

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu gel ekstrak etanol daun talas 15% dapat

merangsang pembentukan fibroblas, serat kolagen, dan pembuluh darah leblh baik

bila dibandingkan dengan etakridin laktat 0, 1% pada luka sayat.