Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: JURNAL INFOMATEK
Judul: PENGARUH ALIRAN AIR TERHADAP STRUKTUR DAN KOMPOSISI MINERAL ASBESTOS CEMENT PIPE
Perguruan Tinggi: Universitas Pasundan
Jenis/sdm: dosen/0402026602

Tahun: 2009

Penggunaan bahan asbes di Indonesia yang umum banyak dipakai diantaranya sebagai atap asbes dan pipa asbes (Asbestos Cement Pipe). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui struktur dan komposisi mineral pada Asbestos Cement Pipe. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan terhadap atap asbes sebagai suatu perbandingan dari struktur dan komposisi mineralnya. Metode yang digunakan adalah dengan pemeriksaan ultrastruktur menggunakan alat Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengetahui bentuk dasarnya (morfologinya) secara ultrastruktur. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa komposisi serat yang paling dominan dari Asbestos Cement Pipe adalah silikat (SiO2), besi (FeO) dan kalsium (CaO). Sedangkan pada atap asbes yaitu silikat (SiO2), magnesium (MgO) dan kalsium (CaO). Pada Asbestos Cement Pipe yang baru dan Asbestos Cement Pipe yang terpasang di sistem distribusi mengalami perubahan struktur dan komposisi mineral baik secara kualitas maupun kuantitas. Pada bagian dalam permukaan Asbestos Cement Pipe yang baru mengandung silikat (SiO2) 33.05%, besi (FeO) 10.62% dan kalsium (CaO) 44.13%. Pada Asbestos Cement Pipe yang terpasang mengandung silikat (SiO2) 7.42%, besi (FeO) 2.44% dan kalsium (CaO) 70.16%. Perubahan ini diakibatkan karena tergerus oleh aliran air dan reaksi kimia yang terjadi antara komposisi kimia yang terkandung dalam Asbestos Cement Pipe dengan air. Serat asbes akan terlepas dari pipa bersamaan dengan aliran air atau dengan kata lain tergerus oleh aliran air. Hal ini mengakibatkan perubahan struktur pada bagian permukaan dalam pipa. Kata Kunci : Asbes, Asbestos Cement Pipe, Energy Dispersive X-ray Analysis (EDXA), Scanning Electron Microscope (SEM)