Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: jurnal administrator
Judul: Alternatif program perencanaan sosial ke-pu-an di perbatasan Indonesia Malaysia fokus di kawasan kalimantan timur
Perguruan Tinggi: Universitas Pasundan
Jenis/sdm: dosen/0418057002

Tahun: 2017

Kawasan perbatasan Indonesia Malaysia tidak hanya dapat dipandang sebagai ruang geografis (fisik)semata, tetapi juga harus dipandang sebagai ruang sosial budaya dan ekonomi yang memiliki dinamika tersendiri. Dinamika sosial budaya dan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan dapat dilihat pada hubungan sosial budaya ekonomi antara Malaysia dan Indonesia. Antara Indonesia dan Malaysia, secara historis sesungguhnya memiliki persamaan, yakni masing-masing pernah menjadi negara jajahan. Namun setelah merdeka, kedua negara tersebut menerapkan kebijakan pembangunan yang berbda. Malaysia menggunakan kebijakan pembangunan berbasis pendekatan kesejahteraan (prosperity approach), seperti pembangunan infrastruktur (jalan, pasar, dan sekolah) serta terpeliharanya kondisi sosial budaya masyarakat setempat, sedangkan Indonesia menggunakan pendekatan keamanan (security approach) seperti pembangunan pos-pos keamanan, penetapan security belt area sepanjang 20 kilometer dari garis perbatasn serta peraturan pemerintah yang melarang Etnis Cina melakukan aktivitas ekonomi di sepanjang kawasan perbatasan. Dampaknya adalah terciptanya kondisi sosial budaya dan ekonomi yang sangat berbeda seperti tingkat kesejahteraan dan ketersediaan infrastruktur. Alternatif program perencanaan sosial ke-PU-an di Kawasan Perbatasan Indonesia Malayasia seyogyanya mengikuti profil kondisi sosial budaya, ekonomi masyarakatnya. Kata kunci : potret sosial budaya ekonomi Masyarakat Perbatasan, Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu, Dayak Kenyah