Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: JURNAL INFOMATEK
Judul: PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MODEL BACKORDER
Perguruan Tinggi: Universitas Pasundan
Jenis/sdm: dosen/0411115701

Tahun: 2003

Setiap perusahaan manufaktur memerlukan persediaan bahan baku, dalam proses maupun barang jadi, tanpa adanya persediaan perusahaan akan menghadapi risiko ketidakmampuan memenuhi keinginan para langganan, oleh sebab itu perlu adanya perencanaan persediaan, sedangkan perencanaan persediaan meliputi keputusan mengenai kapan harus melakukan pemesanan tehadap suatu item, serta berapa jumlah item yang harus dipesan. Adapun penyebab timbulnya persediaan dalam suatu perusahaan adalah karena adanya mekanisme pemenuhan permintaan. Permintaan terhadap suatu barang seringkali tidak serta merta dapat dipenuhi, karena pengadaan barang memerlukan tenggang waktu ( lead time), dan selama tenggang waktu itulah perlu adanya persediaan baik bahan baku, barang dalam proses, maupun barang jadi, agar keberlangsungan aktivitas produksi dapat dijamin, dan pelayanan kepada pelanggan pun dapat terjaga dengan baik. Agar hasil analisis manajemen persediaan dalam suatu perusahaan manufaktur bisa diimplementasikan dengan baik, maka diperlukan dukungan fasilitas pergudangan, agar bahan baku bisa cepat merespon kebutuhan pabrik, dan produk jadi yang disimpan sementara akan dengan mudah merespon permintaan pelanggan. Dengan melakukan analisis dan pengkajian terhadap kasus persediaan di perusahaan, dan dengan menggunakan pendekatans model backorder, maka persoalan persediaan tersebut dapat dipecahkan sehingga diperoleh kebijakan optimum dan ongkos minimum, selain dari hal tersebut kebutuhan luas lantai yang akan mendukung terhadap kebijakan optimum persediaan pun berhasil ditetapkan. Kata Kunci : deterministic, pareto, back order, reoder point, stock-out.