Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Pendidikan
Judul: PERBEDAAN METODE PROBLEM SOLVING DAN METODE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI CAHAYA DAN SIFAT–SIFATNYA SISWA KELAS V SD NEGERI GERENDENG 1 KOTA TANGERANG
Perguruan Tinggi: Universitas Muhammadiyah Tangerang
Jenis/sdm: dosen/#0422038901

Tahun: 2018

Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode problem solving dan metode  group investigation terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Gerendeng 1 Kota Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi ekspeiment, sampel diambil secara sampling jenuh, dengan jumlah sampel sebanyak 61 siswa, 31 siswa untuk kelas eksperimen pertama dan 30 siswa untuk kelas eksperimen kedua. Desain penelitian yang digunakan adalah  non-equivalent comparison group design. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes hasil belajar. Hasil belajar kelompok eksperimen pertama (rata-ratanya 80,71, dan simpangan baku 6,169) lebih tinggi daripada kelompok eksperimen kedua (rata-ratanya 77, dan simpangan baku 5,632) dan setelah dilakukan uji “t” diperoleh nilai thitung  sebesar 2,227 sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 0,05 sebesar 2,001 atau thit > ttab. Maka dapat disimpulkan menolak HO dan H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar IPA materi cahaya dan sifat-sifatnya antara siswa yang diberikan merode problem solving dengan siswa yang diberikan metode group investigation. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode problem solving memberikan pengaruh yang signifikan dibandingkan dengan metode group investigation terhadap hasil belajar IPA materi cahaya dan sifat-sifatnya pada siswa kelas V SD Negeri Gerendeng 1 Kota Tangerang.

Kata Kunci: Metode Problem Solving, Metode Group Investigation, Hasil Belajar IPA