Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: PENERAPAN METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) DALAM PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS SEKOLAH DASAR (SD)
Judul: PENERAPAN METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) DALAM PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS SEKOLAH DASAR (SD)
Perguruan Tinggi: Universitas Muhammadiyah Tangerang
Jenis/sdm: dosen/0423078602#0422128005#0427048401

Tahun: 2018

Bahasa Inggris sebagai bahasa asing adalah salah satu mata pelajaran tingkat SD yang tujuannya adalah untuk memotivasi siswa agar lebih siap dan mempunyai rasa percaya diri dalam mengikuti pelajaran bahasa Inggris pada jenjang selanjutnya pada tingkat SMP. Akan tetapi ketidak siapan dan kurangnya motivasi terdapat pada siswa SD di Desa Laksana, Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang. Disana masih terdapat siswa yang tertinggal dari pendidikan, khususnya untuk siswa tingkat SD terutama pada mata pelajaran Bahasa Inggris, masalah terbesar mereka adalah dalam pengenalan kosa kata Bahasa Inggris padahal mengetahui kosa kata adalah hal yang terpenting untuk bagaimana siswa memahami sebuah kalimat ataupun ucapan dalam bahasa Inggris. Maka dari itu, perlulah adanya bimbingan belajar secara intensif dengan metode yang menarik sehingga memotivasi mereka untuk meningkatkan pengetahuan kosa kata Bahasa Inggrisnya. Adapun metode yang akan diterapkan adalah metode Total Physical Response (TPR). TPR telah diciptakan oleh Dr James J Asher. Metode TPR merupakan pengantar untuk pendekatan pengajaran yang dikenal sebagai respon fisik total. Tujuannya adalah untuk mempertahankan motivasi awal dan mempertahankan rasa ingin tahu dan minat anak-anak sehingga mereka mengembangkan keinginan untuk belajar bahasa dengan mudah dan cepat. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar dan meningkatkan kemampuan penguasaaan kosa kata Bahasa Inggris pada siswa SD yang berada di desa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan quasi experimental designs. Jenis quasi experimental designs yang dipilih adalah nonequivalent control group design dengan memasukan pretes-posttes pada kelompok kontrol dan eksperimen dalam menentukan skor perbandingan tingkat kemampuan sebelum dan sesudah mendapat perlakuan (treatment).