Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Manajemen
Judul: Pengukuran dan Analisis Kinerja dengan Metode Balances Scorecard (Studi Kasus di CV Armico, Bandung)
Perguruan Tinggi: Institut Manajemen Koperasi Indonesia
Jenis/sdm: dosen/0419098601

Tahun: 2016

CV. Armico merupakan suatu organisasi yang bergerak di dalam pembuatan buku pelajaran sekolah. Untuk saat ini, perusahaan belum memiliki pengukuran kinerja secara komprehensif untuk mengetahui sejauh mana tingkat kinerjanya.Selama ini pengukuran kinerja perusahaan hanya dilakukan berdasar aspek keuangan saja. Untuk berhasil dalam mencapai sasaran yang diinginkan, maka penulis menggunakan  metode  Balanced  Scorecard.  Berikut  hasilnya.  Perspektif  Keuangan:  Pengukuran kinerja keuangan dengan menggunakan rasio likuiditas yang berupa rasio lancar, dimana nilainya pada tahun 2012 adalah 205,74%; sedangkan pada tahun 2013 dan 2014 terjadi perubahan yakni menjadi

387,26% dan 222,33%. Perspektif Pelanggan: Jumlah pelanggan tahun 2012 sebesar 205.818 orang, nilai ini lebih besar dari tahun sebelumnya yang sebanyak 190.772 orang. Nilai rata-rata total Servqual (TSQ) saat ini adalah -6,15 dengan rata-rata nilai setiap dimensibernilai negatif (< 0) yang dikatakan tidak memuaskan”. Perspektif Proses Bisnis Internal: Kinerja CV Armico pada perspektif ini cukup baik karena telah memiliki proses inovasi, operasi, dan pelayanan purna jual yang cukup memuaskan. Sementara untuk nilai Base Cost Productivity dari tahun 2012 hingga 2014 berturut-turut dalah 86,04%;

84,61% dan 81,54%. Perspektif Pembelajarandan Pertumbuhan: Karyawan CV. Armico Bandung cukup puas dengan pekerjaannya untuk dimensi infrastruktur teknologi dengan angka servqual 0,16.

Produktivitas dari pekerja untuk tahun 2012 bisa dikatakan cukup baik karena ada peningkatan dari tahun sebelumnya.