Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: TALENTA Conference Series
Judul: Potensi Kulit Batang Bungur (Lagerstroemia loudonii Teijsm. & Binn.) Sebagai Herbal Antidiabetes dengan Mekanisme Penghambat Alfa-glukosidase
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/0407098101

Tahun: 2018

Tumbuhan bungur (Lagerstroemia loudonii T.& B.) termasuk dalam famili Lytrharceae. Famili Lythraceae telah diketahui memiliki aktivitas farmakologi sebagai antidiabetes, antiinflamasi, antimikroba, serta antiobesitas. Daun dan buah bungur (Lagerstroemia loudonii T.& B.) memiliki aktivitas dalam menghambat alfa-glukosidase. Berdasarkan teori khemotaksonomi didalam tumbuhan, kemungkinan bagian lain dari tumbuhan bungur memiliki aktivitas dan kandungan kimia yang sama, sehingga dilakukan pengujian aktivitas penghambatan terhadap alfa-glukosidase pada bagian kulit batang bungur. Ekstraksi simplisia dilakukan dengan cara maserasi selama 24 jam menggunakan pelarut etanol 96%. Proses fraksinasi menggunakan cara Ekstraksi Cair-Cair (ECC) dengan pelarut n-heksana, etil asetat dan air. Pengujian aktivitas penghambatan alfa-glukosidase secara in vitro menggunakan metode kolorimetri dengan alat spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 400,4 nm dengan substrat p-nitrofenil-α-D-glukopiranosid (PNPG). Akarbose digunakan sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak, fraksi air, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksana memiliki nilai IC50 berturut-turut sebesar 240,53±0,47 μg/ml, 186,111±1,02 μg/ml, 79,479±0,52 μg/ml dan 113,101±0,46 μg/ml. Nilai IC50 akarbose adalah sebesar 10,457±1,48 μg/ml. Ekstrak dan fraksi-fraksi (air,etil asetat dan n-heksana) kulit batang bungur mampu menghambat aktivitas enzim α-glukosidase. Aktivitas yang paling baik ditunjukan oleh fraksi etil asetat dengan nilai IC50 sebesar 79,479±0,52 μg/ml.