Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Design and Application of Technology 2010
Judul: Implementasi Corelative Action untuk Menganalisis Jenis Discrepancy Nonconforming Part
Perguruan Tinggi: Universitas Widyatama
Jenis/sdm: dosen/0419016901

Tahun: 2010

Nonconforming part adalah produk yang telah diperiksa oleh Inspector Quality Assurance (QA) yang hasil inspeksinya dinyatakan terdapat penyimpangan (discrepancy). Penanganan terhadap produk yang telah dinyatakan reject harus dilakukan analisis dengan seksama agar kedepannya tidak ada penyimpangan jenis yang sama. Dengan melakukan Implementasi Corrective Action maka diharapkan dapat di temukan penyebab terjadinya Rejection Tag, untuk selanjutnya bisa dianalisis Discrepancy Nonconforming part, sehingga manajemen perusahaan mendapatkan umpan balik / feed back untuk mengukur kemajuan setiap kegiatan, menganalisis efektifitasnya, dan mengidentifikasi permasalahan yang terjadi secara lebih dini, sehingga dapat melakukan tindakan perbaikan yang tepat. Implementasi Corrective Action diharapkan dapat menganalisis jenis discrepancy nonconforming part sehingga dapat mengurangi Rejection Tag untuk menghasilkan suatu produk yang berkualitas baik.