Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: PERBANKAN
Judul: TINJAUAN ATAS PRINSIP SALAM PADA BANK SYARIAH
Perguruan Tinggi: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kesatuan
Jenis/sdm: dosen/0403036301

Tahun: 2014

Salam merupakan proses jual-beli barang dengan cara pemesanan dengan syarat-syarat tertentu dan pembayarannya dilakukan secara tunai terlebih dahulu yang barangnya diserahkan dikemudian hari. Terdapat beberapa syarat di dalam jual-beli salam yaitu kualitas, kuantitas, harga, pembayaran, dan jangka waktu penyerahan barangnya harus jelas. Dalam salam, Bank Syariah bertindak sebagai pembeli dan nasabah sebagai penjual.
Tujuan penulisan ini adalah ingin mengetahui apa yang di maksud dengan salam, apa landasan hukum salam, serta bagaimana prosedur salam pada Bank Syariah.
Hasil dari pengamatan menunjukkan bahwa salam pada Bank Syariah merupakan pembiayaan untuk barang yang belum ada seperti komoditas pertanian, pembeli wajib menyerahkan uang muka atas objek yang dibelinya, lalu barang diserahterimakan dalam kurun waktu tertentu. Salam dapat diaplikasikan sebagai bagian dari pembiayaan yang dapat diberikan oleh bank kepada nasabah debitur yang membutuhkan modal guna menjalankan usahanya, sedangkan bank dapat memperoleh hasil dari usaha nasabah lalu menjualnya kepada yang berkepentingan.
Hasil lain menunjukkan bahwa landasan hukum salam sesuai dengan ajaran Al-Qu’an, Al-Hadist, dan sesuai dengan buku pedoman hukum pembiayaan salam. Prosedur salam pada Bank Syaraiah sesuai dengan ketentuan yang telah diterapkan.